Ingin Hidup Lebih Baik, Bacalah Kitab Washiyatul Mushtofa

0
527

Kitab Washiyatul Mushtofa yang ditulis oleh Syekh Asy-Sya’rani 500 tahun yang lalu ternyata masih tetap eksis dikaji di pondok pesantren nusantara hingga saat ini. Kitab ini berisi tentang wasiat Nabi Muhammad kepada menantunya, Ali Bin Abi Thalib yang membahas seputar kehidupan di dunia.

Nabi berwasiat kepada seluruh umat islam agar tidak terlalu larut pada kehidupan dunia, tapi juga harus senantiasa mengingat kehidupan di akhirat. Di dalam Kitab ini nabi juga berwasiat pada seluruh umat islam untuk menjauhi semua larangan Allah SWT dengan sebab serta alasan yang telah dituliskan oleh pengarang di dalam kitabnya.

Pengarang

Nama lengkap Syekh Asy-Sa’rani adalah Abdul Wahab Bin Ahmad Bin Ali Bin Ahmad Bin Ali Bin Muhammad Bin Musa Asy-Sya’rani Al-Anshari Asy-Syafi’i Asy-Syadzili Al-Mishri. Beliau terkenal dengan panggilan imam Asy-Sya’rani. Dilahirkan di Desa Qalqasandah, Mesir pada 27 Ramadhan 989 H/12 Juli 1493 M. Nama Asy-Sya’rani adalah panggilan yang diberikan padanya yang diambil dari nama desa tempat beliau dibesarkan yaitu Sya’rah, sebuah desa di wilayah Mesir.

Syekh Asy-Sya’rani sejak kecil sangat cinta akan ilmu dan gemar sekali menuntut ilmu, khususnya ilmu-ilmu dunia dan sufistik. Berkat beliau banyak dari kalangan orang-orang yahudi dan nasrani pada masa itu menyatakan bertaubat dan akhirnya masuk islam bahkan menjalani amalan sufi yang dibimbing langsung oleh baliau. Selain itu, beliau merupakan seorang Syaikhul Islam, Faqih, Ushuli, Muhadist, Dan Sufi.

Dia dikenal sebagai ulama’ yang arif dalam khazanah keilmuan islam. Ia menulis lebih dari 60 kitab semasa hidupnya yang kebanyakan bercorak tasawuf. Diantara kitab-kitab karangan beliau ialah Minahu As-Saniyah, Mizan Al-Kubro, Tanbihul Mughtarrin, Al-Bahr Al-Maurud Fi Al-Mawatsiq Wa Al-‘Uhud dan masih banyak lagi.

Syekh Asy-Sya’rani dikenal mempunyai kemampuan yang luar biasa. Dia dapat melihat jauh kedepan dalam arti waktu. Kendati demikian beliau tidak pernah memperlihatkan kemampuan yang dimilikinya di depan umum. Secara menakjubkan beliau juga mampu mendengar bintang ataupun benda mati bertasbih memuji kepada Allah SWT. Syekh Asy-Sya’rani meninggal di Mesir pada bulan Jumadil Awwal 973 H/November 156 M.

Isi Kitab

Adapun wasiat Nabi yang disampaikan dan ditulis oleh pengarang ini terbagi dalam 15 fasal, yakni :

  • Fasal tentang wudlu dan shalat
  • Fasal tentang puasa
  • Fasal tentang shodaqoh
  • Fasal tentang do’a, istighfar, membaca Al-Qur’an, memperbanyak dzikir
  • Fasal tentang jujur dalam pertemanan
  • Fasal tentang taubat
  • Fasal tentang menjaga lisan
  • Fasak tentang rasa malu
  • Fasal tentang sifat wira’i
  • Fasal tentang hawa nafsu
  • Fasal tentang perbuatan manusia kepada Allah SWT
  • Fasal tentang tanda-tanda kebaikan
  • Fasal tentang tanda-tanda orang syirik
  • Doa-doa

Kitab ini sangat bermanfaat bagi kehidupan seorang muslim, sebab sesungguhnya manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Maka, adanya kitab Washiyatul Mushtofa ini bisa menjadi pengingat bagi kita, yang mana kitab ini berisi tentang wasiat Nabi kepada Ali Bin Abi Thalib yang akhirnya ditulis oleh Syekh Asy-Sya’rani dalam bentuk kitab Wasiyatul Musthofa. Wallahu ‘alam.

Peresensi : Intan Nur rofii’ah & Yulfia Rahma