Santri Tremas Turut Membantu Korban Erupsi Gunung Kelud

0
465

Kediri : Bencana alam berupa erupsi Gunung Kelud di kediri yang terjadi pada kamis malam lalu menyisakan penderitaan bagi warga kediri dan sekitarnya. Sejak hari itu Kediri menjadi perhatian nasional, bantuan silih berganti datang dari penjuru daerah baik dari masyarakat maupun instansi pemerintah.

Dalam rangka ikut meringankan penderitaan para pengungsi yang ada di daerah kediri, keluarga besar Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan mulai dari pengasuh hingga para santri turut memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Pengumpulan bantuan dikoordinir oleh Ust. Joko Margiono dan Ust. Masruhan melalui sekretariat Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan, bantuan  yang terkumpul diantaranya berupa beras, Mie Instan, Air Mineral, Pakaian layak pakai dan perlengkapan mandi.

Pendistribusian bantuan dari Pondok ke lokasi pengungsian atau Posko bencana alam dilakukan pada selasa malam (18/02) bersama rombongan konvoi dari Polres Pacitan dan Organisasi PMII Cabang Pacitan yang juga hendak menyalurkan bantuan ke Kediri.

Dengan didampingi oleh beberapa perwakilan alumni Pondok Tremas dari daerah Blitar dan kediri, Bantuan dari Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan diserahkan langsung ke POSKO bencana Alam yang didirikan oleh RMI ( Robithoh Ma’ahid Islamy ) dan ASPARAGUS ( Aspirasi Para Gus ) di Sebuah Pondok Pesantren di Daerah Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. selanjutnya Bantuan tersebut oleh pihak RMI akan didistribusikan ke posko-posko pengungsian yang berada di kaki gunung Kelud.

Dari Pantauan pondoktremas.com yang ikut dalam rombongan, tumpukan pasir vulkanik akibat erupsi gunung kelud masih terlihat disepanjang jalan yang dilalui oleh rombongan, pasir tersebut sebagain besar belum dibersihkan oleh warga sekitar.

Gunung kelud masio cilik tapi ora kenek disembarangi” ( gunung kelud walaupun kecil tapi akibatnya tidak boleh dianggap remeh) kata salah seorang alumni yang ikut mengantarkan ke Posko Bencana Alam.

IMG_1463

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda