Takbir Keliling, Wujud Kerukunan Santri-Warga Desa Tremas

0
540
Para santri peserta Lomba Takbir Keliling Idul Adha 1443 H, Sabtu malam (9/11)

Tremas- Gebyar takbir keliling sudah mengakar dan menjadi tradisi Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan dalam rangka Hari Raya Idul Adha. Walaupun sempat tidak digelar selama dua tahun karena pandemi akan tetapi kegiatan takbir keliling terbesar di Pacitan itu kembali digelar pada Sabtu (10/07/2022) malam.

Kegiatan tahunan ini diikuti oleh santri dan masyarakat di Desa Tremas. Tampak antusiasme peserta sangat luar biasa. Semua santri dan warga kompak membuat lampion, bahkan setiap perwakilan musholla menghias kendaraan roda empat menjadi sebuah kreasi apik.

Muhammad Rosikhul Hasan, ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Pondok Tremas mengatakan, agenda tersebut merupakan rutinitas tahunan santri dan masyarakat Desa Tremas yang sudah dilaksanakan sejak puluhan tahun lalu.

“Alhamdulillah, antusiasme santri dan warga sangat luar biasa untuk menyambut idul adha kali ini. Terbukti, kegiatan kali ini diikuti kurang lebih lima ribu santri dan masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut, Rosi mengatakan bahwa kegiatan ini dimulai setelah jamaah sholat maghrib dan diawali pawai takbir keliling oleh santri Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Kemudian dilanjutkan santri putri setelah jamaah sholat isya dan diikuti asrama putra dan masyarakat Desa Tremas.

“Jadi kegiatan ini diikuti berbagai kalangan dengan ragam usia. Mulai dari bapak-bapak usia tua, remaja, dan anak-anak usia belia. Bahkan, ibu-ibu rumah tangga pun ikut serta dalam memeriahkan kegiatan ini,” ujarnya.

Dirinya menyebutkan, dengan diadakannya takbir keliling tersebut diharapkan dapat mengembangkan bakat santri dan memberikan kerukunan antar masyarakat di desa setempat.

“Selain menyebarkan dan menguatkan syiar islam. Kegiatan ini juga sebagai sarana mempererat silaturahmi santri dengan masyarakat,” ungkapnya.

Diketahui, takbir keliling tersebut dilakukan dengan berkeliling dari halaman masjid pondok tremas menuju pusat Kecamatan Arjosari. Adapun titik kumpul kegiatan tersebut di komplek pondok setempat. Kegiatan diawali dengan penyalaan kembang api dan penabuhan bedug oleh putera presiden ke-6 Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono dan tokoh masyarakat yang lain.

Redaktur: Zaenal Faizin