Berikut Pesan Menhan Prabowo kepada Santri Tremas

0
1965
Menhan Prabowo bersama KH. KRT. Luqman Harist Dimyathi
Menhan Prabowo bersama KH. KRT. Luqman Harist Dimyathi

Tremas- Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI), H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo melakukan kunjungan ke Perguruan Islam Pondok Tremas, Sabtu (20/05/2023). Kedatangannya tersebut dimaksudkan untuk silaturahim disela kunjungan kerjanya.

Dalam kesempatan itu, Menhan Prabowo menyatakan kesediaan untuk ikut mengembangkan pesantren. Hal itu mengingat peran besar para ulama dan santri dalam merebut kemerdekaan hingga membangun Bangsa Indonesia.

“Kita ketahui bersama bahwa pesantren merupakan unsur penting dalam pembinaan generasi penerus. Saya ingin ikut membantu pengembangan pesantren ini sesuai kemampuan, semoga bermanfaat,” kata Prabowo.

Dirinya menyampaikan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki jumlah umat muslim terbesar di dunia. Begitu pula peran pesantren dalam melawan penjajah juga sangat besar.

“Benar. Islam lahir di tanah suci, tapi umat muslim terbanyak ada di Indonesia. Kemerdekaan kita bukan pemberian dari bangsa lain, kemerdekaan kita dari keringat dan air mata nenek moyang kita. Dulu kita dijajah, karena negara kita sangat kaya. Sampai sekarang pun masih sangat kaya. Bayangkan, sudah dijajah, sudah dirampok bangsa asing, sampai sekarang masih punya kekayaan luar biasa,” jelasnya.

Menhan Prabowo bersama para santri Pondok Tremas
Menhan Prabowo bersama para santri Pondok Tremas

Lebih lanjut, dirinya berpesan kepada para santri agar memiliki rasa kepercayaan diri dan bangga terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dirinya juga menceritakan bagaimana perjuangan para pendahulu saat merebut kembali dari bangsa asing hingga puncaknya pada 10 November 1945 di Surabaya.

“Di sinilah peran pesantren ulama dan kiai sangat penting dalam perjuangan, seringkali para tokoh pemimpin bersumber dari ulama, bahkan berperan penting,” imbuhnya.

Dirinya juga menyatakan, bahwa Bangsa Indonesia tidak mau dijajah lagi, lebih baik hancur daripada dijajah bangsa lain.

“Anak anakku para santri, kalian adalah penerus dari bangsa yang pemberani. Bangsa yang tidak mau jadi pesuruh dan disepelekan kita mau jadi bamgsa yang kuat, sejahtera dan makmur serta terhormat. Kita harus yakin,” tandasnya.