Kitab Washiyatul Mushtofa yang ditulis oleh Syekh Asy-Syaโrani 500 tahun yang lalu ternyata masih tetap eksis dikaji di pondok pesantren nusantara hingga saat ini. Kitab ini berisi tentang wasiat Nabi Muhammad kepada menantunya, Ali Bin Abi Thalib yang membahas seputar kehidupan di dunia.
Nabi berwasiat kepada seluruh umat islam agar tidak terlalu larut pada kehidupan dunia, tapi juga harus senantiasa mengingat kehidupan di akhirat. Di dalam Kitab ini nabi juga berwasiat pada seluruh umat islam untuk menjauhi semua larangan Allah SWT dengan sebab serta alasan yang telah dituliskan oleh pengarang di dalam kitabnya.
Pengarang
Nama lengkap Syekh Asy-Saโrani adalah Abdul Wahab Bin Ahmad Bin Ali Bin Ahmad Bin Ali Bin Muhammad Bin Musa Asy-Syaโrani Al-Anshari Asy-Syafiโi Asy-Syadzili Al-Mishri. Beliau terkenal dengan panggilan imam Asy-Syaโrani. Dilahirkan di Desa Qalqasandah, Mesir pada 27 Ramadhan 989 H/12 Juli 1493 M. Nama Asy-Syaโrani adalah panggilan yang diberikan padanya yang diambil dari nama desa tempat beliau dibesarkan yaitu Sya’rah, sebuah desa di wilayah Mesir.
Syekh Asy-Syaโrani sejak kecil sangat cinta akan ilmu dan gemar sekali menuntut ilmu, khususnya ilmu-ilmu dunia dan sufistik. Berkat beliau banyak dari kalangan orang-orang yahudi dan nasrani pada masa itu menyatakan bertaubat dan akhirnya masuk islam bahkan menjalani amalan sufi yang dibimbing langsung oleh baliau. Selain itu, beliau merupakan seorang Syaikhul Islam, Faqih, Ushuli, Muhadist, Dan Sufi.
Dia dikenal sebagai ulamaโ yang arif dalam khazanah keilmuan islam. Ia menulis lebih dari 60 kitab semasa hidupnya yang kebanyakan bercorak tasawuf. Diantara kitab-kitab karangan beliau ialah Minahu As-Saniyah, Mizan Al-Kubro, Tanbihul Mughtarrin, Al-Bahr Al-Maurud Fi Al-Mawatsiq Wa Al-โUhud dan masih banyak lagi.
Syekh Asy-Syaโrani dikenal mempunyai kemampuan yang luar biasa. Dia dapat melihat jauh kedepan dalam arti waktu. Kendati demikian beliau tidak pernah memperlihatkan kemampuan yang dimilikinya di depan umum. Secara menakjubkan beliau juga mampu mendengar bintang ataupun benda mati bertasbih memuji kepada Allah SWT. Syekh Asy-Syaโrani meninggal di Mesir pada bulan Jumadil Awwal 973 H/November 156 M.
Isi Kitab
Adapun wasiat Nabi yang disampaikan dan ditulis oleh pengarang ini terbagi dalam 15 fasal, yakni :
- Fasal tentang wudlu dan shalat
- Fasal tentang puasa
- Fasal tentang shodaqoh
- Fasal tentang doโa, istighfar, membaca Al-Qurโan, memperbanyak dzikir
- Fasal tentang jujur dalam pertemanan
- Fasal tentang taubat
- Fasal tentang menjaga lisan
- Fasak tentang rasa malu
- Fasal tentang sifat wiraโi
- Fasal tentang hawa nafsu
- Fasal tentang perbuatan manusia kepada Allah SWT
- Fasal tentang tanda-tanda kebaikan
- Fasal tentang tanda-tanda orang syirik
- Doa-doa
Kitab ini sangat bermanfaat bagi kehidupan seorang muslim, sebab sesungguhnya manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Maka, adanya kitab Washiyatul Mushtofa ini bisa menjadi pengingat bagi kita, yang mana kitab ini berisi tentang wasiat Nabi kepada Ali Bin Abi Thalib yang akhirnya ditulis oleh Syekh Asy-Syaโrani dalam bentuk kitab Wasiyatul Musthofa. Wallahu โalam.
Peresensi : Intan Nur rofii’ah & Yulfia Rahma
























