Menengok Lawatan Kiai Luqman ke Mesir

0
430
Kiai Luqman bersama para Kiai Pimpinan Pesantren Mu'adalah

Mesir- Pengasuh Pondok Tremas Pacitan KH Luqman Harits Dmyathi bersama 47 kiai pimpinan pesantren yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pesantren Muadalah (FKPM) berkunjung ke Mesir.

Misi kunjungan ke Mesir diantaranya mengajukan mu’adalah (penyetaraan) ijazah pesantren yang tergabung dalam FKPM dengan Universitas Al-Azhar.

Mu’adalah pondok pesantren bukan hanya berlaku untuk Indonesia, tetapi berlaku seluruh dunia untuk mengukur kemampuan para santri untuk melanjutkan pendidikan di Al-Azhar.

Setibanya di Mesir, rombongan menziarahi makam Imam Syafi’i di kawasan Al-Qarafa Fustat, Distrik Al-Khalifa, Kairo, Mesir.

Selain ke makam Imam Syafi’i, Kiai Luqman ditemani oleh Gus Hilma, putra KH Achid Turmudzi menunaikan salat Jum’at di Masjid Al-Azhar Kairo dan sekaligus napak tilas tempat belajarnya Simbah KH Abdul Manan Dipomenggolo di Al Azhar sekitar tahun 1850 M.

Simbah KH Abdul Manan tercatat sebagai generasi pertama pelajar Indonesia yang belajar di Al Azhar Mesir. Beliau berguru kepada Grand Syeikh ke-19, Ibrahim Al Bajuri.

Selain itu, Kiai Luqman dan rombongan berwisata ke Qashrul Jawharah museum Fir’aun, situs Pyramid, serta ke Benteng Salahudin Al Ayyubi saat perang Salib di bukit Muqattam, 15 km tenggara Kairo.

Ahad, 28 November 2021, Kiai Luqman bersama Kiai Amal Fathullah Pimpinan Pondok Gontor, Ketua Harian Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) Komjen Pol (purn) Syafruddin didaulat memberikan orasi kebangsaan di hadapan mahasiswa Al Azhar asal Indonesia.

Di Mesir, rombongan dijadwalkan bertemu sejumlah tokoh kunci di Mesir.Mereka antara lain, Grand Syekh Al Azhar Syeikh Muhammad Ahmad At-Thayeb.

(Media Watch Attarmasi)