Sambut Era AI dan Robotika, Gus Luqman: Teknologi Adalah Sunnatullah yang Harus Dikuasai Santri

0
9
Gus Luqman saat seminar bertajuk Santri Innovation: AI & Robotics di Pondok Tremas.
Gus Luqman saat seminar bertajuk Santri Innovation: AI & Robotics di Pondok Tremas.

TREMAS – Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan kembali menegaskan komitmennya sebagai pesantren yang adaptif terhadap kemajuan zaman. Melalui gelaran seminar bertajuk “Santri Innovation: AI & Robotics”, Pondok Tremas membekali para santri dengan wawasan teknologi masa depan, yakni Kecerdasan Buatan (AI) dan Robotika, Senin-Rabu (27-28/04/2026).

Acara yang berlangsung di kompleks Perguruan Islam Pondok Tremas ini merupakan bagian dari rangkaian strategis menyambut rencana kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Selain menjadi ajang literasi teknologi, kegiatan ini menjadi sinyal kuat bahwa pesantren bersejarah ini siap menjadi pusat inovasi santri di level nasional.

Pesan Gus Luqman: Santri Jangan Gagap Zaman

Ketua Majelis Ma’arif Perguruan Islam Pondok Tremas, KH Luqman Harist Dimyathi (Gus Luqman), dalam arahannya menekankan bahwa santri tidak boleh menutup mata terhadap lompatan teknologi. Beliau menyebut bahwa hadirnya AI dan robotika adalah bagian dari ketetapan Allah (sunnatullah) dalam gerak peradaban.

“Perkembangan teknologi, termasuk AI dan robotika, merupakan bagian dari sunnatullah yang tidak dapat kita hindari. Kita harus menyikapinya dengan kesiapan mental dan keilmuan yang mumpuni,” tegas Gus Luqman di hadapan ratusan santri.

Lebih lanjut, Gus Luqman mengingatkan agar santri memiliki cakrawala berpikir yang luas. Menurut beliau, pendalaman ilmu agama (tafaqquh fiddin) harus dibarengi dengan kemampuan adaptasi terhadap perangkat zaman agar peran santri di masyarakat semakin nyata.

“Santri tidak boleh hanya terpaku pada teks keagamaan secara an-sich, tetapi juga harus adaptif. Penguasaan teknologi adalah wasilah bagi santri untuk berkontribusi lebih luas dan membawa kemaslahatan bagi umat di era digital ini,” imbuh beliau.

Sinergi dengan ARKAI

Senada dengan visi pengasuh, Asosiasi Robotika dan Kecerdasan Artificial Indonesia (ARKAI) yang diwakili oleh Kepala Deputi Media & Komunikasi, Dwi Puji, mengapresiasi langkah progresif Pondok Tremas. Pihaknya berharap kolaborasi ini melahirkan inovator-inovator muslim yang mampu mewarnai industri digital dengan karakter pesantren yang kuat.

Seminar ini menghadirkan narasumber ahli, Reza Pahlevi (Executive Chairman ARKAI & CEO Alpha Karya Mechatronics). Dalam paparannya, Reza membedah peluang karier di bidang mekatronika dan bagaimana AI kini mulai menggeser pola kerja konvensional, sehingga menuntut santri untuk terus berinovasi.

Menuju Pesantren Mandiri dan Inovatif

Kegiatan Santri Innovation ini menjadi bukti nyata bahwa Pondok Tremas terus konsisten menjalankan amanah pendidikan yang seimbang. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai luhur kepesantrenan dan kemajuan sains, Pondok Tremas membuktikan bahwa tradisi dan modernitas bisa berjalan beriringan.

Harapannya, melalui pengenalan robotika ini, para santri memiliki kepercayaan diri untuk bersaing di kancah global tanpa kehilangan jati diri sebagai santri yang berakhlakul karimah.