Tremas- Pengasuh Pondok Tremas Pacitan, KH Achid Turmudzi menyampaikan beberapa keutamaan puasa tarwiyah dan arafah. Hal tersebut disampaikan saat acara ijtimaโ dalam rangka menyambut perayaan hari raya Idul Adha 1443 H, Kamis malam (07/07/2022). acara tersebut diikuti oleh segenap pengasuh dan asatidz dan seluruh santri.
โDiriwayatkan dalam sebuah kitab karangan Simbah Mahfudz Attarmasi bahwa pada hari arafah zaman dahulu ada orang memberi makan harimau. Tapi makanan diberikan itu tidak dimakan oleh harimau itu. Sampai ditunggu satu hari baru mau makan karena ternyata hewan itu sedang berpuasa arafah ,โ tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa menjadi santri harus selalu mengingat dan memperbaharui niat dari rumah. Berawal dari niat itulah suatu tujuan akan mudah tercapai.
โUlangi lagi tujuan dan niat kalian di pondok pesantren,โ imbuhnya.
Kiai Achid juga menyampaikan, bahwa kebersihan juga mempengaruhi jati diri santri. Ketika seseorang suka dengan kebersihan maka dapat dipastikan orang tersebut bersih hatinya.
โKalian santri putra maupun putri jadilah santri yang suka bersih-bersih diniati membersihkan hatinya sendiri. Jangan sampai mengotori lingkungan, karena ketika kalian mengotori lingkungan berarti kalian juga mengotori hati kalian,โ terangnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kerukunan dan persaudaraan para santri. Walaupun berasal dari latar belakang yang berbeda, namun santri memiliki tujuan yang sama yakni tholabul ilmi.
โselain tajdidun niat juga menjaga kerukunan dan persaudaraan antar santri,โ pungkasnya.
Diketahui, ijtimaโ kali ini membahas persiapan kegiatan gebyar takbir keliling antar asrama dan antar Musholla se-Desa Tremas yang diperkirakan akan dihadiri ribuan massa di Komplek Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan pada malam hari raya idul adha. Selain itu juga menyampaikan pengumuman tentang serangkaian pelaksanaan shalat Ied dan proses penyembelihan hewan qurban kepada para santri.
Redaktur: Zaenal Faizin

























