Mengetahui Jumlah Hari dan Ketentuan Waktu Puasa Rajab

0
2837

Umat Islam dianjurkan untuk menunaikan ibadah puasa pada Bulan Rajab. Mereka dianjurkan untuk mengisi salah satu bulan baik dalam Islam dengan ibadah puasa. Tetapi bagaimana dengan jumlah hari dan ketentuan terkait waktu puasa Rajab?

Al-Quran dan hadits tidak menerangkan dengan rinci terkait jumlah hari dan ketentuan waktu puasa Rajab. Tidak ada ketentuan perihal hari apa dan berapa hari dianjurkan untuk puasa Rajab.

Tetapi para sahabat Rasulullah SAW memakruhkan puasa Rajab sebulan penuh. Hal ini disebutkan oleh Imam Al-Ghazali dalam Kitab Ihyaโ€™ Ulumiddin berikut ini:

ูˆูƒุฑู‡ ุจุนุถ ุงู„ุตุญุงุจุฉ ุฃู† ูŠุตุงู… ุฑุฌุจ ูƒู„ู‡ ุญุชู‰ ู„ุง ูŠุถุงู‡ูŠ ุจุดู‡ุฑ ุฑู…ุถุงู† ูุงู„ุฃุดู‡ุฑ ุงู„ูุงุถู„ุฉ ุฐูˆ ุงู„ุญุฌุฉ ูˆุงู„ู…ุญุฑู… ูˆุฑุฌุจ ูˆุดุนุจุงู†

Artinya, โ€œSejumlah sahabat Rasulullah SAW menyatakan makruh puasa Rajab sebulan penuh agar tidak menyerupai Bulan Ramadhan. Bulan-bulan utama itu Dzulhijjah, Muharram, Rajab, dan Syaโ€˜ban,โ€ (Lihat Abu Hamid Al-Ghazali, Ihyaโ€™ Ulumiddin, [Kairo: Darus Syiโ€˜ib, tanpa catatan tahun], juz III, halaman 431).

Berdasarkan pendapat sejumlah sahabat Rasulullah SAW, kita dimakruhkan untuk menunaikan puasa Rajab sebulan penuh. Tetapi kalau kita berpuasa beberapa hari di bulan Rajab, maka tidaklah makruh. Hal ini disebutkan oleh Sayyid Muhammad Az-Zabidi ketika menerangkan ungkapan Ihyaโ€™ Ulumiddin dalam karyanya Ithafus Sadatil Muttaqin berikut ini:

ูˆูƒุฑู‡ ุจุนุถ ุงู„ุตุญุงุจุฉ) ุฑุถูˆุงู† ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ู… (ุฃู† ูŠุตุงู…) ุดู‡ุฑ (ุฑุฌุจ ูƒู„ู‡ ุญุชู‰ ู„ุง ูŠุถุงู‡ูŠ ุจุดู‡ุฑ ุฑู…ุถุงู†) ูˆู„ูˆ ุตุงู… ู…ู†ู‡ ุฃูŠุงู…ุง ูˆุฃูุทุฑ ุฃูŠุงู…ุง ูู„ุง ูƒุฑุงู‡ุฉ (ูˆ ุงู„ุฃุดู‡ุฑ ุงู„ูุงุถู„ุฉ) ุงู„ุดุฑูŠูุฉ ุฃุฑุจุนุฉ (ุฐูˆ ุงู„ุญุฌุฉ ูˆุงู„ู…ุญุฑู… ูˆุฑุฌุจ ูˆุดุนุจุงู†) ูˆุฃูุถู„ู‡ู† ุงู„ู…ุญุฑู… ูƒู…ุง ุณุจู‚ ุนู† ุงู„ู†ูˆูˆูŠ ูˆู‚ูŠู„ ุฑุฌุจ ูˆู‡ูˆ ู‚ูˆู„ ุตุงุญุจ ุงู„ุจุญุฑ ูˆุฑุฏู‡ ุงู„ู†ูˆูˆูŠ ูƒู…ุง ุชู‚ุฏู…

Artinya, โ€œSejumlah sahabat) ridhwanullahi alaihim (menyatakan makruh puasa) bulan (Rajab sebulan penuh agar tidak menyerupai Bulan Ramadhan.) Tetapi kalau seseorang mau berpuasa beberapa hari di Bulan Rajab dan tidak berpuasa beberapa hari, maka itu tidak makruh. (Bulan-bulan utama) yang mulia (itu) ada empat (Dzulhijjah, Muharram, Rajab, dan Syaโ€˜ban). Yang paling utama dari semua itu adalah Bulan Muharram sebagaimana penjelasan yang lalu dari Imam An-Nawawi. Ada ulama yang mengatakan bahwa yang paling utama adalah Bulan Rajab, yaitu pendapat penulis kitab Al-Bahr. Tetapi pandangan ini ditolak oleh Imam An-Nawawi sebagaimana uraian yang lalu,โ€ (Lihat Sayyid Muhammad Az-Zabidi, Ithafus Sadatil Muttaqin, [Beirut: Muassasatut Tarikh Al-Arabi, 1994 M/1414 H], juz IV, halaman 257).

Dari keterangan ini, kita dapat menarik simpulan bahwa puasa Rajab dapat dilakukan beberapa hari. Sedangkan harinya tidak ditentukan. Wallahu aโ€˜lam. (Alhafiz K/NU Online)