Doa yang Dibaca Rasulullah ketika Berbuka Puasa

0
2133

Berbuka menjadi momen membahagiakan bagi orang-orang yang berpuasa, sebelum kebahagiaan mereka saat bertemu Rabb-nya. Di saat inilah mereka yang sejak fajar menahan makan dan minum, mulai membasahi tenggorokan, mengisi kembali perut, dan secara perlahan memulihkan tenaga.

Rasulullah menjadikan momen ini sebagai pengungkapan komitmen dan rasa syukur, sebagaimana yang tercermin dari bacaan yang beliau lafalkan saat berbuka.

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูู…ู’ุชู ูˆูŽุนูŽู„ู‰ ุฑูุฒู’ู‚ููƒูŽ ุฃูู’ุทูŽุฑู’ุชู ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุงู„ุธู‘ูŽู…ุฃู ูˆุงุจู’ุชูŽู„ู‘ูŽุชู ุงู„ุนูุฑููˆู‚ู ูˆูŽุซูŽุจูŽุชูŽ ุงู„ุฃุฌู’ุฑู ุฅูู†ู’ ุดุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนุงู„ู‰
Allรขhumma laka shumtu wa โ€˜alรข rizqika afthartu dzahaba-dh-dhamaโ€™u wabtalatil โ€˜urรปqu wa tsabatal ajru insyรข-allรขh taโ€˜รขlรข

Artinya, โ€œDuhai Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah.โ€ (Lihat, Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkรขr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)

(Mahbib/NU Online)