Pondok Tremas Gelar Khataman Kubro Setelah Ngaji 69 Kitab

0
723

Tremas– Keluarga Besar Pondok Tremas Pacitan menggelar acara “Khataman Kubro” setelah pengajian Ramadhan selama 27 hari. Jum’at malam (1/7), para santri dengan penuh khidmat mengikuti khataman yang digelar di halaman ndalem Nyai Hj, Qibtiyah Habib.

Rais Ma’hadiyah KH Achid Turmudzi, mengatakan, pada bulan suci Ramadhan tahun ini Pondok Tremas Pacitan menggelar dan membacakan 69  kitab kuning kepada para santri, di antaranya fan hadits, fiqih, ilmu alat, dan ilmu hikmah. Selama mengikuti pengajian ramadhan, para santri mendapatkan  banyak ilmu dari keterangan keterangan yang dibacakan oleh para qori’ (pembaca kitab).

“Alhamdulillah tahun ini kita bisa menghatamkan 58 kitab dari 69 kitab yang dibaca. semoga bermanfaat dan berkah untuk yang membaca dan mustami’ nya dan mendapat berkah Ramadhan amien,” tuturnya

Kiai Achid menyampaikan bahwa tahun ini terjadi peningkatan jumlah santri yang mengikuti pengajian ramadhan di Pondok Tremas Pacitan, yaitu sebanyak 983 santri. mereka mengikuti kegiatan pengajian dari pagi hingga malam hari.

“Dengan rincian santri putra sebanyak 651 santri, santri putri berjumlah 274, dan santri dari luar yang khusus mengikuti pengajian ramadhan sebanyak 58 santri,” jelasnya.

Sementara itu, selama bulan Ramadhan berlangsung, santri Pondok Tremas Pacitan juga melakukan kegiatan tadarus Al Qur’an. Mereka berhasil menghatamkan Al Qur’an sebanyak 19 khataman.

Kiai Achid sangat mengapresiasi semangat para santri dalam mengaji karena mereka harus mengikuti rangkaian pengajian yang cukup padat di bulan Ramadhan ini. Ia berharap seluruh santri yang mengikuti pengajian Ramadhan mendapatkan berkah dan semoga dapat menjumpai bulan suci Ramadhan pada tahun depan.

Dalam acara khataman kubro yang digelar sehabis jamaah terawih ini diisi dengan pembacaan kalimah toyyibah tahlil dan tausyiah yang disampaikan pengasuh. Beberapa pengasuh tampak hadir di antaranya KH Fuad Habib Dimyathi, KH.Luqman Harits Dimyathi, KH Muhammad Habib, KH Abdillah Nawawi, KH Achid Turmudzi, dan KH Rotal Amin.

Komentar Anda